Tuesday, 18 March 2014

KPU: Suara Tetap Sah Walau Dicoblos Berkali-kali

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyatakan suara sah meski terdapat tanda coblosan berkali-kali, asalkan berada di satu kotak partai politik atau nama calon anggota legislatif pada kertas suara Pemilu 2014.

"Pada intinya suara dihitung sah apabila tanda coblosan di setiap kotak partai politik (parpol) atau kotak nama caleg dalam surat suara, berapa pun coblosannya," kata Ketua KPU) Bantul Muhammad Johan Komara, Rabu.

Sedangkan suara sah tersebut, kata dia akan masuk ke perolehan suara parpol atau caleg tergantung tanda coblosan pemilih itu terletak di mana dalam kertas suara yang disediakan saat pemungutan suara pada Pemilu 9 April mendatang.

"Suara sah akan dihitung satu untuk parpol atau caleg, jadi perhitungannya apakah secara spesifik merujuk ke perolehan parpol atau tidak melihat tanda coblosan berkali-kali itu di setiap kotak itu di mana," kata Johan.

Menurut dia, penentuan kriteria suara sah pada Pemilu mendatang ini belum diatur dalamPemilu 2009, sehingga pada pemilu sebelumnya jika terdapat lebih dari satu tanda coblosan maka surat suara dianggap rusak dan dinyatakan tidak sah.

Selain itu, kata dia jika terdapat lebih dari satu coblosan yakni pada kotak parpol dan nama caleg dari partai itu, maka suara sah masuk ke caleg, begitu juga coblosan pada dua kotak nama caleg dalam satu parpol, maka suara sah masuk parpol.

"Kami sudah menyosialisasikan ke masyarakat terkait penandaan coblosan untuk Pemilu 2014, namun KPU tetap menganjurkan agar pemilih menyoblos satu kali saja, karena itu sudah dianggap sah," katanya.

Sementara itu, kata dia kriteria suara tidak sah apabila surat suara terdapat tanda coblosan di luar kotak parpol atau terdapat lebih dari satu coblosan pada dua parpol berbeda dan atau dua kolom nama caleg yang diusung dari partai peserta pemilu yang berbeda.

"Makanya akan lebih baik jika dicoblos sekali saja, dan jangan menggunakan alat coblos selain yang disiapkan tempat pemungutan suara (TPS), misalnya karena terlalu mantap maka coblos dengan rokok, padahal tanda coblosan bisa merusak surat suara," katanya.

Menurut dia, aturan untuk menentukan kriteria suara sah pada Pemilu 2014 yang ditetapkan KPU ini bertujuan untuk meminimalisir suara tidak sah, mengingat suara yang tidak sah pada penghitungan suara Pemilu 2009 secara nasional angkanya sebesar 14 persen.

SUMBER : http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/14/03/12/n2avha-kpu-suara-tetap-sah-walau-dicoblos-berkalikali 

Inilah Syarat Surat Suara Sah pada Pemilu 2014

Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuat 15 syarat sah pencoblosan surat suara pada pemilihan umum legislatif (Pileg) yang akan digelar 9 April mendatang.
“Kami berupaya semaksimal mungkin mengakomodasi suara pemilih, maka kami tentukan varian-varian tersebut supaya dipahami oleh masyarakat,” kata Komisioner KPU, Hadar Nafis Gumay di gedung KPU, Kamis (13/3/2014).
Selain itu, kata dia, 15 syarat pencoblosan tersebut untuk membantu petugas dalam menentukan surat suara sah saat melakukan penghitungan surat pasca pencoblosan.
“Intinya supaya memudahkan masyarakat dalam memberikan suaranya, dan kita sebisa mungkin memahami maksud pemilih” ujarnya.
“Pemilih mencoblos pada satu caleg di satu parpol. Kalau itu tidak bisa ditangkap jelas oleh petugas penghitungan suara, maka mencari surat suara yang jelas memilih pada satu parpol,” lanjutnya.
Berikut surat suara yang dianggap sah pada pemilu 2014.
1. Mencoblos di nomor urut, tanda gambar dan nama parpol, maka suaranya dihitung satu untuk parpol.
2. Mencoblos di nomor urut dan nama caleg maka suaranya dihitung satu untuk caleg.
3. Mencoblos di nomor urut, tanda gambar dan nama parpol dan mencoblos di kolom nomor urut dan nama caleg, maka suaranya dihitung satu untuk caleg.
4. Mencoblos di nomor urut, tanda gambar dan nama parpol serta lebih dari satu nomor urut pada nama caleg, maka suaranya dihitung satu untuk parpol.
5. Mencoblos di lebih dari satu nomor urut dan nama caleg parpol yang sama, maka suaranya dihitung satu untuk parpol.
6. Mencoblos lebih dari satu nomor urut, tanda gambar dan nama caleg, maka suaranya dihitung satu untuk parpol.
7. Mencoblos lebih dari satu kali pada nomor urut dan nama caleg pada satu parpol, maka suaranya dihitung satu untuk caleg tersebut.
8. Mencoblos di garis di antara kolom yang memuat dua nomor urut dan nama caleg di satu parpol, maka suara dianggap sah untuk satu parpol.
9. Mencoblos di garis yang memuat nomor urut dan nama caleg, maka suara dianggap satu untuk parpol.
10. Mencoblos di garis yang memuat satu nomor urut dan nama caleg, maka suara dianggap satu untuk caleg.
11. Mencoblos di kolom abu-abu di antara nomor urut dan nama caleg pada satu parpol, maka suara dianggap sah satu untuk parpol.
12. Mencoblos di kolom abu-abu di bawah nomor urut dan nama caleg terakhir pada satu parpol, maka suara dihitung satu untuk parpol.
13. Mencoblos di kolom nomor urut dan nama caleg yang sudah didiskualifikasi, maka suara dianggap sah untuk parpol.
14. Mencoblos di kolom nomor urut dan nama caleg yang sudah meninggal dunia, maka suara dihitung satu untuk parpol.
15. Mencoblos di kolom nomor urut, tanda gambar dan nama parpol yang tidak memiliki daftar caleg, maka suara dianggap sah satu untuk parpol.

Tatacara Mencoblos agar Surat Suara sah

Tatacara mencoblos agar surat suara yang dicoblos dinyatakan sah adalah sebagai berikut :
  1. Surat suara ditanda tangani oleh Ketua KPPS dan
  2. Tanda coblos hanya terdapat pada 1 (satu) kolom yang memuat satu pasang calon, atau
  3. Tanda coblos terdapat dalam salah satu kolom yang memuat nomor, foto, dan nama pasangan calon yang telah ditentukan, atau
  4. Tanda coblos lebih dari satu, tetapi masih dalam salah satu kolom yang memuat nomor, foto dan nama pasangan calon, atau
  5. Tanda coblos terdapat pada salah satu garis kolom yang memuat nomor, foto dan nama pasangan calon, serta
  6. Surat suara yang dicoblos adalah surat suara yang ditetapkan KPUK.
  7. Menggunakan alat pencoblos surat suara yang telah disediakan,
  8. Lubang hasil pencoblosan terdapat pada surat suara yang tidak rusak, dan
  9. Pada surat suara tidak terdapat tulisan atau catatan.
  10. Tanda coblos tembus secara garis lurus (simetris) sehingga mengakibatkan surat suara terdapat dua hasil pencoblosan tetapi tidak mengenai kolom pasangan calon lain. 


Sumber : KPU

Design by : GMC Gus_Mulya_Creation
Selamat datang di blog PPK GLENMORE, Terima kasih telah berkunjung di blog kami... Semoga Bermanfaat!